Paliyan – Kamis, 10 Agustus 2023 telah dilaksanakan Talkshow dan Pagelaran Wayang Cakruk yang termasuk dalam Rangkaian Kegiatan Restorasi. Kegiatan Restorasi Sosial merupakan salah satu kegiatan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gunungkidul yang didanai dari Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Acara Talkshow narasumber dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul Bapak Suharno, SE dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Gunungkidul diwakili oleh Bapak Ir. Eddy Praptono,M.Si serta Kepala Dinas, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gunungkidul Ir. Asti Wijayanti, MA. Untuk tamu undangan yang hadir dari Kepala Bappeda Kabupaten Gunungkidul, Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Gunungkidul, Ketua Panitia Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke-78, Panewu Paliyan, Kapolsek Paliyan, Komandan Koramil Paliyan, Pemerintah Kapanewon Paliyan beserta jajarannya, Lurah Karangasem beserta jajarannya serta tokoh dan warga sekitar Kalurahan Karangasem. Tema kegiatan Restorasi Sosial adalah “Momong, Among, Ngemong,” yang maksudnya momong, dalam bahasa jawa berarti merawat, sedangkan among yang berarti memberi contoh, dan yang terakhir adalah ngemong yang berarti proses untuk mengamati. Arti yang sepenuhnya adalah merawat anak dengan kasih sayang yang tulus dan memberikan contoh yang baik kepada anak serta mengawasi dan mengamati setiap perilaku anak. Anak adalah amanah dan karunia dari Tuhan yang perlu dirawat, dididik, dan diasuh dengan sebaik-baiknya. Anak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan generasi yang akan datang sebuah bangsa dan negara. Agar kelak mampu bertanggung jawab dalam kehidupannya, setiap Anak perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental, maupun sosial. Untuk itu, perlu dilakukan berbagai upaya untuk mewujudkan kesejahteraan anak. Tujuan kegiatan ini, memberikan sosialisasi tentang perlindungan bagi anak yang memerlukan rehabilitasi sosial, diutamakan pengasuhan anak tetap dalam lingkungan keluarga. Pengasuhan anak di Panti merupakan alternatif terakhir, nondiskriminatif dan imparsial dan pelayanan secara holistik,komprehensif dan inklusif.